Munaslub ARTVISI 2023 Resmi Digelar: Sinergi dan Lanjutkan Perjuangan Dakwah Media

791

ARTVISI.or.id – Yogyakarta : Asosiasi Radio Televisi Islam Indonesia (ARTVISI) secara resmi memulai agenda Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) pada hari ini, Jumat, 20 Januari 2023 di Asrama Haji Yogyakarta dengan mengusung tema “Sinergi dan Lanjutkan Perjuangan Dakwah Media”.

Dalam keterangannya, Sekretaris Jenderal Ustadz Endang Hermawan, Lc mengungkapkan perkembangan ARTVISI sejak berdirinya hingga saat ini telah memiliki 91 anggota yang terdiri dari 50 Radio, 15 Televisi dan 26 Media Streaming dari seluruh wilayah Indonesia.

“Alhamdulillah anggota yang bisa hadir pada saat ini, ada 26 radio, 13 TV dan 15 media streaming. Dipilihnya Asrama Haji Yogja karena memiliki nilai historis dari berdirinya ARTVISI di awal-awal mulanya,” ungkap Ustadz Endang saat memberikan sambutan di Pembukaan Munaslub, Jumat, (20/1/2023). Sementara untuk anggota yang tidak dapat hadir, Munaslub ARTVISI juga dapat disaksikan melalui LIVE Streaming di akun Official ARTVISI di kanal Youtube.

Ustadz Endang juga menjelaskan dasar diselenggarakannya Munaslub sesuai dengan AD ART ARTVISI bahwa ketika Ketua Umum tidak dapat menjalankan tugas dan kewenangan sebelum berakhir masa jabatan, maka diselenggarakan Munaslub untuk pemilihan Ketua Umum yang baru.

Sebagaimana diketahui, Ketua Umum ARTVISI periode 2020-2025 Kang Diding Sobaruddin meninggal dunia pada Sabtu, 10 Desember 2022 yang lalu. “Dengan kondisi tersebut, dalam kepengurusan ARTVISI tidak boleh ada kekosongan jabatan Ketua Umum, maka diselenggarakan Munaslub ini untuk keberlanjutan kepengurusan 2020-2025, sehingga dapat kembali menjalankan program-program yang sudah diagendakan ARTVISI ke depannya.

Pembukaan MUNASLUB ARTVISI 2023 yang dimulai pada pukul 19.00 WIB diisi dengan serangkaian agenda, di antaranya :

1. Nasehat dari Asatidz Sesepuh Yogyakarta Al Ustadz Abu Nida’ Chomsaha Sofwan :

Dalam nasehatnya, Ustadz Abu Nida’ mendoakan Ketua umum ARTVISI Kang Diding Rahimahullahu yang telah wafat mendahului kita serta berpesan kepada para peserta Munaslub di dalam berdakwah harus sabar lillah fillah (untuk Allah dan di jalan Allah). 

“Ketika kita terjun ke dunia dakwah, harus 100% mewakafkan diri jangan setengah-tengah, kalau setengah-setengah dakwah ini tidak akan jalan, dan jangan eksklusif. Umaro dan Ulama itu harus menyatu seperti kita sepakat bahwa NKRI harga mati, kita tidak ada masalah, karena negara harus aman, kita jaga bareng-bareng,” ungkap Ustadz Abu Nida’.

2. Sambutan dari Dirjen Penyiaran Kominfo yang diwakili oleh Bpk. Hari Purnomo (Ketua Tim Pengelolaan PNBP Bidang Penyiaran dan SIMP)

Dalam sambutannya, Bpk Hari Purnomo menyampaikan tentang pengelolaan spektrum frekuensi penyiaran di ruang publik dan hubungannya dengan digitalisasi frekuensi.

“Sebagaimana yang diamanatkan di dalam UUD 1945 karena frekuensi ini gelombang elektromagnetik yang merupakan sumber daya alam terbatas. Maka harus dikelola untuk kemakmuran rakyat, memberikan informasi yang penuh manfaat yang perlu disampaikan kepada masyarakat dan ini sangat terbantu oleh adanya lembaga penyiaran apalagi seperti lembaga-lembaga anggota ARTVISI ini,” ungkap Hari Purnomo.

“Dengan program digitalisasi frekuensi saat ini, maka siaran itu menjadi lebih baik kualitasnya, jernih gambarnya, bersih suaranya dan canggih teknologinya. Potensi ini yang sedang kita laksanakan yang nantinya juga akan dikembangkan ke dalam frekuensi radio digital dan internet yang lebih cepat speednya tapi juga lebih murah biayanya. Inilah tantangan ke depan yang memerlukan peran kita bersama,” tambah Hari Purnomo.

3. Sambutan dari Ketua KPI Pusat, Bpk Agung Suprio melalui saluran Video

Dalam sambutannya, Bpk Agung Suprio mengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya Munaslub ARTVISI 2023 dan harapan untuk ARTVISI ke depannya.

“Saya yakin melalui Munaslub ini akan menghasilkan kepengurusan yang efektif dan rekomendasi terkait dengan siaran radio dan televisi yang Islami yang tentunya sangat dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia, melalui dakwah yang sejuk, moderasi dan tentunya mendukung Pancasila dan NKRI. Maju terus dengan dakwah yang menyejukkan masyarakat Indonesia,” ujar Agung Suprio.

4. Sambutan dari Ketua Dewan Pembina Ustadz Muhammad Elvi Syam

Dalam sambutannya, Ustadz Elvisyam berpesan untuk selalu menjaga keikhlasan di dalam dakwah.

“Mari kita ikhlaskan niat kita di dalam berdakwah ini dan ini merupakan salah satu corong dakwah yang luar biasa, memang butuh pengorbanan. Melalui Munaslub ini, banyak hal-hal yang bisa kita sepakati dan kita laksanakan bersama untuk kebaikan dakwah dan media dan tidak bertentangan dengan regulasi-regulasi yang ada,” ungkap Ustadz Elvisyam.

5. Sambutan dari Ketua Dewan Etik Siaran : Drs. Pracoyo Wiryo Utomo

Dalam sambutannya, Bpk Pracoyo yang merupakan salah seorang senior TV Nasional dan telah memiliki berbagai banyak pengalaman di bidang pertelevisian bercerita dan memaparkan bagaimana perkembangan media televisi saat ini.

“Ada tiga hal yang sekarang ini ada di depan mata kita pertama era digital kedua adalah era TV Vertikal dan yang ketiga adalah era OTT (Over The Top) seperti Netflix. Pola Perilaku pemirsa saat ini sudah banyak yang berubah. Pemirsa lebih banyak menikmati siaran melalui HP/Smartphone mereka. Nah ini adalah tantangan bagi kita, bagi teman-teman media ARTVISI bagaimana kita bisa membuat Netflix versi kita sendiri, Youtube versi kita sendiri,” ungkap Pak Coy sapaan akrabnya.

6. Sambutan dari Dewan Pengawas Bpk. Salim Abu Hijrah

Dalam sambutannya, Bpk Salim Abu Hijrah menyampaikan harapan besar kepada ARTVISI bagaimana bisa membangun aliansi strategis bukan hanya sekedar eksistensi.

“Kalau sekedar mencari eksistensi sudah banyak yang seperti itu, tetapi yang mempunyai aliansi strategis itu tidak banyak. Inilah yang kita harapkan salah satunya dari tujuan Musyawarah Nasional luar biasa pada tiga hari ke depan. Kita hanya ingin menyampaikan kepada masyarakat kepada kaum muslimin bahwa dakwah itu mudah dan indah dengan cara kita bersatu, bersama-sama melalui wadah ARTVISI ini seperti mengadakan media gathering dan program-program kebersamaan lainnya,” ungkap Bpk Salim.

7. Sambutan dari Dewan Pakar Ustadz Yusuf Usman Baisa

Dalam sambutannya, Ustadz Yusuf Baisa bercerita bagaimana perkembangan dakwah salaf yang mulai marak pada era 80-an hingga saat ini.

“Ternyata kalau kita perhatikan kita ini telah melalui periode-periode yang luar biasa di mana untuk bisa bayangkan di 80-an itu jangankan mencari orang pakai jilbab atau niqob, sekedar pakai kerudung saja susah mencarinya,” ungkap Ustadz Yusuf Baisa mengenang perkembangan dakwah salaf di awal-awal permulaannya.

“Mulai dari 90-an, orang tua mulai mencari pesantren dan kini perkembangan pesantren sangat luar biasa. Berikutnya ketika majalah mulai mati, bermunculan itu majalah As-Sunnah, Majalah Salafi yang luar biasa diterima oleh masyarakat. Memasuki 2000-an, muncul radio dakwah melalui gelombang AM, dan saat ini bermunculan TV-TV dakwah yang kalau dilihat tampilan yang monoton namun disukai oleh umat, ini kenapa bahwa yang menarik itu adalah dakwahnya yang menyambut adalah hati nurani mereka dan disambut dengan luar biasa. Di sinilah peran ARTVISI, mari kita konsep bersama dan jaga perkembangan yang sangat luar biasa ini,” ungkap Ustadz Yusuf Baisa.

Seperti diketahui, MUNASLUB ARTVISI 2023 digelar hingga hari Ahad, 22 Januari 2023 dengan agenda “Pemilihan Ketua Umum baru ARTVISI untuk melanjutkan periode kepengurusan 2020-2025” dikarenakan Ketua Umum ARTVISI saat ini telah berhalangan hadir tetap (meninggal dunia). Munaslub dihadiri oleh Dewan Pengawas, Dewan Penasehat, Dewan Pakar, Dewan Etik, Pengurus Harian dan lembaga anggota ARTVISI dari seluruh wilayah di Indonesia.

Yogyakarta, 20 Januari 2023
ARTVISI.or.id

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here